Achmad Nur Azhary Dussy
Minggu, 09 Desember 2018
LAPORAN MINGGUAN PRAKTIKUM BOTANI
LAPORAN MINGGUAN
PRAKTIKUM BOTANI
“PENGENALAN ALAT
BANTU MENGAMATI BAGIAN TUMBUHAN
BERUKURAN MIKRO”
Oleh:
ACHMAD NUR AZHARY DUSSY
NIM:D1B118050
PROGRAM
STUDI AGROTEKNOLOGI
FAKULTAS
PERTANIAN
UNIVERSITAS
HALU OLEO
KENDARI
2018
BAB 1.
PENDAHULUAN
1.1. Latar
Belakang
Panca indera manusia memiliki kemampuan
daya pisah yang terbatas. Oleh karena itu banyak masalah mengenai benda atau
organisme yang akan diamati hanya dapat diperiksa dengan menggunakan alat
bantu. Salah satu alat bantu yang sering dipakai dalam pengamatan, terutama
dalam bidang biologi adalah Mikroskop (Winatasasmita,
1986).
Mikroskop (bahasa Yunani: micros = kecil dan scopein = melihat) adalah
sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata
kasar. Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan alat ini
disebut mikroskopi, dan kata mikroskopik
berarti sangat kecil, tidak mudah terlihat oleh mata. Dalam perkembangannya mikroskop mampu mempelajari organisme hidup
yang berukuran sangat kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang,
sehingga mikroskop memberikan kontribusi penting dalam penemuan mikroorganisme
dan perkembangan sejarah mikrobiologi (Pramesti,
2000).
Salah satu penemu sejarah mikrobiologi dengan
mikroskop adalah Antonie Van Leeuwenhock (1632-1723) . Tahun 1675
Antonie membuat mikroskop dengan kualitas lensa yang cukup baik, dengan
menumpuk lebih banyak lensa sehingga ia bisa mengamati mikroorganisme yang
terdapat pada air hujan yang menggenang dan air jambangan bunga, juga dari air
laut dan bahan pengorekan gigi (Purba, 1999).
Terdapat berbagai tipe mikroskop yang
masing-masing mempunyai tujuan penggunaan tertentu dan dengan berbagai macam
kelengkapannya pula.Mikroskop yang sering digunakan dalam biologi adalah
mikroskop cahaya, Baik yang berlensa okuler tunggal atau dikenal dengan
mikroskop monokuler, maupun yang berlensa okoler ganda atau yang disebut
mikroskop binokuler (Krisno, 2011).
Benda atau organisme yang akan diamati dengan
mikroskop cahaya harus berukuran kecil dan tipis, agar dapat ditembus oleh
cahaya (sinar matahari atau lampu)
1.2. Tujuan
dan Kegunaan
Tujuan dari
praktikum ini tentang pengenalan alat bantu
mengamati bagian tumbuhan berukuran mikro adalah untuk membiasakan mahasiswa bekerja di
laboratorium dengan mengutamakan keselamatan kerja dan keselamatan mikroskop,
dan mahasiswa dapat menguasai komponen dan fungsi tiap komponen mikroskop, serta mengasah
keterampilan mahasiswa dalam mengoperasikan mikroskop.
Kegunaan
dari praktikum
ini tentang pengenalan alat bantu mengamati bagian tumbuhan berukuran
mikro adalahmahasiswa dapat memahami dengan baik cara penggunaan mikroskop cahaya, sehingga dalam melakukan praktikum selanjutnya mahasiswa
tidak canggung lagi menggunakan mikroskop, dan dalam melakukan praktikum
mahasiswa tetap mengutamakan keselamatan kerja dan keselamatan mikroskop.
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA
Mikroskop
berasal dari bahasa Yunani yang berasal dari kata micros yang berarti
kecil dan scopein yang berarti melihat.Jadi, secara definisi
mikroskop adalah alatuntuk melihat obyek yang terlalu kecil untuk dilihat. Mikroskop
juga biasa didefenisikan
sebagai alat yang bisa digunakan untuk melihat benda-bendayang
ukurannya sangat kecil yang tak bisa diamati oleh mata telanjang (Anneahira,
2013).
Mikroskop yang pertama kali digunakan oleh ilmuwan (saintis)
zaman Renaissans, dan mikroskop yang mungkin kita gunakan adalah mikroskop
cahaya.Dalam mikroskop cahaya (light microscope, LM), cahaya tampak diteruskan
melalui spesimen dan kemudian melalui lensa kaca.(Campbell, 2010).
Terdapat berbagai tipe mikroskop yang masing-masing mempunyai
tujuan penggunaan tertentu dan dengan berbagai macam kelengkapannya pula.
Mikroskop yang sering digunakan dalam biologi adalah mikroskop cahaya, Baik
yang berlensa okuler tunggal atau dikenal dengan mikroskop monokuler, maupun
yang berlensa okoler ganda atau yang disebut mikroskop binokuler (Krisno, 2011).
Macam atau jenis mikroskop beraneka ragam, dari yang
sederhana, untuk keperluan sekolah menengah, sampai dengan yang cukup canggih
untuk keperluan penelitian. Ciri utama dari keragamannya antara lain dari
mikroskop satu okuler (monokuler)
dengan tabung tegak dan miring, penggunaan dua okuler (binokuler) atau tiga (trinokuler),
kekuatan lensa yang dipakai, sumber sinar (menggunakan lampu yang terpasang),
bahka dapat dipasang kamera (kamera-diam atau video) pada mikroskop trinokoler
dan dapat disambung ke monitor TV. Semua perlengkapan ini semakin menyamankan
pengguna mikroskop. Ada perlengkapan lain untuk mikroskop, yaitu penyediaan
lensa (objektif) phase
contrast. Lensa ini digunakan untuk melihat obyek yang tidak diberi warna
(Wirjosoemarto dkk., 2004).
Seperti
daya resolusi mata manusia yang terbatas, mikroskop cahaya tidak dapat
meresolusi detail yang lebih kecil dari 0,2 mikrometer (µm), atau 200 nanometer
(nm), seukuran dengan bakteri kecil, berapapun factor perbesarannnya. Resolusi
ini dibatasi oleh panjang gelombang cahaya terpendek yang digunakan untuk
menyinari specimen.Mikroskop cahaya dapat memperbesar secara efektif sekitar
1000 kali dari ukuran asli specimen.Pada perbesaran yang lebih tingg, detail
tambahan tidak dapat lagi dilihat dengan jelas.Parameter terpenting ketiga
dalam mikroskopi adalah kontras, yang mempertajam perbedaan-perbedaan dalam
bagian-bagian sampel.Faktanya, sebagian besar peningkatan mutu mikroskopi
cahaya dalam seratus tahun terakhir adalah melibatkan metode-metode terbaru
dalam meningkatkan kontras, misalnya pewarnaan atau pelabelan komponen-komponen
sel agar terlihat lebih menonjol (Rachma, 2012).
BAB 3. METODE PRAKTIKUM
3.1.
Tempat dan Waktu
Praktikum ini dilaksanakan di Laboratorium Agroteknologi
unit Agronomi Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo pada
hari selasa tanggal 18 September
2018, pukul 08.00 WITA sampai selesai.
3.2. Alat dan Bahan
Alat
yang digunakan dalam praktikum ini yaitu buku catatan praktek, pensil, balpoint,
peruncing, penghapus, tisu lensa, tisu muka, silet, lap terbuat dari bahan kaos bersih.
Bahan yang digunakan dalam praktikum ini
yaitu tanaman bawang merah (zea mays L.)berusia minimal tiga hari, tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) berusia maksimal
satu bulan.
3.3. Prosedur Praktikum
Prosedur
praktikum yang harus dilakukan adalah :
1.
Mendengarkan
arahan asisten tentang prosedur menjaga keselamatan kerja saat
2. melakukan praktikum menggunakan mikroskop.
3. Tiap kelompok kerja mengajukan
permintaan peminjaman mikroskop kepada
pengelola laboratorium melalui asisten praktikum
4.
Memindahkan
mikroskop dari tempatnya ke meja praktek sesuai dengan prosedur menjaga keselamatan kerja.
5.
Menggambar
mikroskop yang ada di meja kerja kelompok masing-masing dengan view yang dapat
memperlihatkan semua komponen mikroskop.
6.
Menuliskan
nama tiap komponen dan fungsinya pada gambar mikroskop.
7.
Menggunakan
mikroskop untuk mengamati objek preparat.
8.
Menyalakan
lampu mikroskop dengan menekan kenop on/off
yang terletak pada bagian dasar mikroskop.
9.
Meletakkan
preparat yang akan diamati pada meja preparat.
10. Mengatur perbesaran lensa obyektif sesuai
keinginan untuk mengamati objek
preparat.
11. Membersihkan dan mengembalikan mikroskop ke
tempat semula berdasarkan prosedur keselamatan pemindahan mikroskop, apabila
telah selesai melakukan pengamatan.
12. Membersihkan meja kerja kelompok.
BAB 4.
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1. Hasil Pengamatan
Hasil
pengamatan pada praktikum ini dapat dilihat pada gambar berikut.
4.2.
Pembahasan
Mikroskop adalah alat optik yang digunakan
untuk melihat atau mengamati objek yang berukuran sangat kecil atau mikroskopis
yang tak dapat dilihat dengan mata telanjang.
Berdasarkan konstruksi dan kegunaan, mikroskop
cahaya dapat dibagi atas4 macam, yaitu mikroskop biologi, stereo, metalurgi,
dan fotografi. Sedangkanmikroskop elektron dibagi atas mikroskop elektron transmisi dan
skaning. Bagian mikroskop yang berperan penting dalam penggunaan adalah bagian
yangmengatur perbesaran dan mengatur cahaya.
Perbesaran yang dicapai suatu mikroskop cahaya
adalah hasil kerja duasistem lensa yaitu lensa objektif yang terdekat dengan
cermin dan lensa okulerterletak pada ujung atas mikroskop, terdekat dengan
mata. Sistem
lensa objektifmemberikan perbesaran mula-mula dan mengahasilkan bayangan nyata,
padagilirannya diperbesar oleh lensa okuler untuk menghasilkan bayangan maya
yangkita lihat.
Berdasarkan dari hasil
praktikum yang dilakukan mikroskop terdiri atas bagian-bagian yang
masing-masing bagian tersebut mempunyai fungsi tersendiri. Lensa okuler
berfungsi untuk memperbesar bayangan yang bersifat maya dan tegak. Lensa
objektif berfungsi untuk mengatur pembesaran ukuran untuk kekuatan 4x, 10x, 40x
dan 100x.Meja preparat berfungsi untuk
meletakkan preparat yang akan diamati. Penjepit preparat berfungsi untuk memperkokoh kedudukan preparat
agar tidak goyang. Makrofokus berfungsi
untuk mengatur jarak okuler objektif sehingga tepat fokusnya secara kasar dan
jelas. Mikrofokus berfungsi untuk mengatur jarak okuler sehingga tepat fokusnya
secara tajam.Pemegang(lengan) berfungsi untuk memegang mikroskop. Revolver atau pemutar objektif, cakram tempat
melekatnya lensa objektif berbagai ukuran. Penggerak Mekanis, alat pengatur
letak kaca benda pada meja.Tombol on/off digunakan untuk menyalakan atau
mematikan lampu mikroskop sebgai sumber cahaya.Kaki atau dasar
berfungsi untuk memperkokoh kedudukan mikroskop.Diafragma berfungsi mengatur
cahaya yang masuk dalam mikroskop.Kondensor berfungsi untuk mengatur bayangan
yang akan diamati atau untuk menaikkan dan menurunkan kondensor.
Selain mengetahui bagian-bagian dari
mikroskop, kita juga harus mengetahui bagaimana cara menggunakannya dengan
cepat dan aman. Pertama dari pengambilan mikroskop, saat diangkat harus
menggunakan dua tangan dan tidak dibolehkan menggunakan satu tangan.Cara
memegangnya yaitu, tangan paling kuat memegang lengan mikroskop, tangan yang
satunya sebagai penopang pada kaki mikroskop.
BAB 5. PENUTUP
5.1.
Kesimpulan
Dari hasil praktikum yang telah dilakukan, maka dapat
diambil kesimpulan bahwa mikroskop yang digunakan pertama kali oleh Antony Van
Leuwenhoek masih menggunakan mikroskop sederhana pada bidang mikrobiologi.Dengan
semakin majunya teknologi sehingga mikroskop mengalami perkembangan yang
semakin pesat.Adapun salah satu kegunaan mikroskopadalah alat yang di gunakan
untuk melihat, meneliti atau mengenali benda-benda renik yang terlihat kecil
menjadi lebih besar dari aslinya.Mikroskop memiliki bagian-bagian tertentu yang
masing-masing dari bagian tersebut memiliki fungsi yang jelas berbeda.Dari
beberapa bagian mikroskop tersebut, diantaranya yaitu; lensa okuler, lensa
obyektif, meja preparat,
penjepit preparat, pengatur fokus kasar, pengatur fokus halus, sumber cahaya,
lengan mikroskop, revolver, penggerak mekanis dan kaki mikroskop.Dan bayangan
benda yang dihasilkan oleh mikroskop yaitu bersifat maya, terbalik dan
diperbesar.
5.2.
Saran
Dalam menggunakan mikroskop harus berhati-hati di
karenakan bagian-bagian mikroskop yang sangat rawan dan terdapat komponen-komponen yang mudah pecah
sehingga memerlukan kehati-hatian tinggi, serta memupuk kerjasama antar sesama
anggota kelompok dengan baik, karena hasil pengamatan yang baik akan tercapai
jika ada komunikasi dan kerja sama diantara sesama anggota kelompok dan
praktikanharus lebih fokus dengan apa yang dilakukan dan tetap pada kelompok
masing-masing. Tidak menggaggu konsentrasi praktikan lainnya.
DAFTAR PUSTAKA
Rohman, Fathur. 2014. Laporan praktikum pengenalan
mikroskop. http://ilmusahabat660.blogspot.com/2014/11/laporan-praktikum-pengenalan-mikroskop.htm.Diakses tanggal 19 September 2018.
Sostrowijaya, Agus. 2013 http://nidzu.blogspot.com/2013/06/v-behaviorurldefaultvmlo.html
Rachma Iffati A.
2012 .Mikroskop. Http://Morfobiru.
Wordpress. Com
Diakses Tanggal 18
September 2018.
Langganan:
Postingan (Atom)
TIPS MENJADI PETANI SUKSES
Tips Menjadi Petani Sukses AGROTANI.COM – Petani adalah seseorang yang melakukan bercocok tanam di lahan sempit atau pribadi dan a...
-
KEGIATAN MINGGUAN Latihan Dasar Kepemimpinan Universitas Halu Oleo adalah sebuah kegiatan tahunan Universitas Halu Oleo bagi para mah...
-
Tips Menjadi Petani Sukses AGROTANI.COM – Petani adalah seseorang yang melakukan bercocok tanam di lahan sempit atau pribadi dan a...
-
Namanya adalah Achmad Nur Azhary Dussy, Lahir di Baubau, 26 Maret 2000, ia adalah anak pertama dari dua bersaudara, buah dari pasanga...